Rabu, 13 Desember 2023

ASRAR

 


Waktu yang merangkak maju, membawa ku pada sebuah repetisi hidup paling berarti. Pada tahun yang menurutku terlalu arogan menyediakan sedih dari segala bentuknya. Kalutnya pikiran dan perasaan menyertai hari tanpa henti. Sampai akhirnya aku menyadari bahwa ada bintang yang telah menyinari sudut paling gelap sejak lama. Bintang yang selalu memberi tawa, tangis dan amarah. Tidak sedikit juga jadi pelindung. 

Tetapi, waktu terus merangkak maju. Aku hampir sampai pada garis finish dalam menyelesaikan tugas. Hati cukup pilu, sebab aku baru saja membersamai mu. Entah, apakah langkahku akan terlihat lebih seru dari biasanya. 

Aku adalah serangkaian diam yang membutuhkan makhluk paling riuh seperti mu. Wangi pujangga kretek yang khas dari mu, gelak tawa paling berisik dari mu sudah pasti adalah hal yang paling aku rindukan nanti. Tuhan, ini adalah bahasa paling jujur. Maka gariskanlah takdir paling syahdu untuk aku dan juga dirinya. 

ASRAR

  Waktu yang merangkak maju, membawa ku pada sebuah repetisi hidup paling berarti. Pada tahun yang menurutku terlalu arogan menyediakan sedi...