Rabu, 23 Desember 2020

Dwi (Trilogi Aksara Alshafaq)

Malam pun pulang dan pagi  kembali terang

Dengan hangat mentari yang bimbang

Burung pun kembali terbang

Ditemani nanar kepiluan

Pelan-pelan sampai ia menemukan dahan

Dahan kokoh, tak berduri dan nyaman untuk disinggahi dalam waktu yang lama

.

Burung terdiam, 

Berharap sambil merintih dalam siulan

Agar ranting tak lagi jatuh

Juga tuan dalam sangkar tak ikut hilang

Semoga, kemanapun tuan terbang selalu ingat tempat pulang

Di sangkar hangat yang terbalut ketulusan. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ASRAR

  Waktu yang merangkak maju, membawa ku pada sebuah repetisi hidup paling berarti. Pada tahun yang menurutku terlalu arogan menyediakan sedi...